PERAN BRIMOB POLRI DALAM PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA TERORISME (Studi Kasus Satuan Brimob Polda Sumatera Utara)
Abstrak
Terorism merupakan ancaman luar biasa yang mengancam stabilitas nasional dan keselamatan publik. Di Indonesia, aksi-aksi terror terus menunjukkan kompleksitas yang meningkat, mulai dari serangan bersenjata hingga penggunaan teknologi digital dalam penyebaran paham radikal. Dalam menghadapi dinamika ini, Korps Brigade Mobil (Brimob) sebagai satuan elit Polri memegang peranan penting dalam penegakan hukum terhadap tindak pidana terorisme, khususnya melalui Tindakan represif, preventif, dan pemulihan situasi pasca-teror. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran Satuan Brimob Polda Sumatera Utara dalam penegakan hukum terhadap tindak pidana terorisme. Adapun focus utama penelitian meliputi: (1) bentuk operasional yang dijalankan Brimob dalam menangani kasus terorisme, (2) hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas, dan (3) evaluasiatas efektivitas Kerjasama lintas sectoral dalam mendukung tugas-tugas Brimob. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Brimob Polda Sumatera Utara telah berperan aktif dalam berbagai operasi kontra-terorisme, termasuk pengamanan objek vital, penyergapan pelaku, evakuasi korban, serta pemulihan kondisisosial pasca-serangan. Keberhasilan tersebut ditopang oleh kompetensi personel, perlengkapan modern, dan sinergiantar lembaga. Namun, kendala yang dihadapi mencakup keterbatasan anggaran, tumpengtindih kewenangan, serta ancaman digital yang kian meningkat. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas SDM, modernisasi teknologi, dan reformasi tata Kelola keamanan menjadi halkrusial untuk memperkuat peran Brimob di masa depan.


